jump to navigation

Freak Break Day #1: Mawas Diri Juli 29, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Around Me, My Work(s).
2 comments

Emangnya Elfata mo berubah apanya?
Banyak. Intinya semua perubahan itu harus bikin Elfata lebih asyik di (calon) mata pembacanya. Itu adalah tujuan besar bikin rapat perubahan ini. (lebih…)

Freak Break: Elfata’s Unusual Meeting Juli 29, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Around Me, My Work(s).
5 comments

Hm, ternyata Elfata masih mo berubah juga…
(Memangnya?) (lebih…)

Sudah Tua… Juni 24, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Around Me, Keluarga.
10 comments

“Terima kasih, ya, Pak!” kata mbak penjaga toko buku itu.
“Terima kasih, ya, Pak!” kata sopir taksi itu.
“Terima kasih, ya, Pak!” kata kasir rumah sakit itu.
“Terima kasih, ya, Pak!” kata mbak penjaga kios laundry itu.
Baru sekitar dua bulan ini ada perubahan panggilan yang agak mengganggu diri saya. Dua bulan sebelum ini, kata sapa di belakang kalimat di atas rasanya bukan seperti itu. (lebih…)

Singkirkan Hambatan Kreatifitas! Juni 19, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Manajemen Diri.
2 comments

Siapa bilang kreativitas hanya milik para desainer grafis? Siapa bilang hanya orang sukses saja yang
kreatif? Tanyakan pada diri Anda sendiri, kreatifkah saya?
Setiap orang sebenarnya memiliki kreativitas. Pernyataan ini didukung oleh penelitian para ahli. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal? Apakah karena kemampuan otak sudah menurun? (lebih…)

Menyalurkan Nafsu ‘Kuman di Seberang Lautan Tampak…’ Februari 27, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Islam, Mengedit.
5 comments

Selalu mudah untuk menemukan kesalahan orang lain. Kalaupun kelihatan sulit, ada beberapa orang yang mempunyai penyakit mencari-cari kesalahan orang lain. Di matanya, sesuatu yang kelihatan benar oleh kebanyakan orang pun ternyata ada salahnya (lebih…)

Manhaj Menyunting Februari 27, 2008

Posted by Irvan Syaiban in Mengedit.
4 comments

Apakah kerja seorang editor? Meruntutkan pola pikir sebuah buku, membatasi cakupan pembahasan suatu buku, membuat keterkaitan bab, sub bab, paragraf menjadi masuk di akal, mengerjakan kerjaan para korektor yang masih tersisa (hehe..), dan….
Bolehlah semua itu. Tapi ada satu hal yang penting dari kerja pengeditan atau penyuntingan.
(lebih…)

Memaknai Cinta Mei 17, 2007

Posted by Irvan Syaiban in Cinta.
1 comment so far

X dibunuh sendiri oleh pacarnya.
Judul semacam itu pernah kita baca di berita kriminal di koran maupun di televisi. Ada unsur paradoks dalam kejadian semacam itu. Dalam kamus orang umum sekarang, pacar mesti berhubungan dengan istilah cinta. Seharusnya cinta mengundang perlakuan yang indah-indah dari orang yang mencintai. Tidak semestinya cinta menghasilkan perbuatan keji terhadap orang yang dicintai. Ada pergeseran pemahaman akan makna cintakah? Atau memang sudah bukan cinta lagi yang ada pada cerita di atas? (lebih…)

Autopackage Rocks! April 19, 2007

Posted by Irvan Syaiban in TI.
add a comment

Urusan install-menginstall program di lingkungan GNU-Linux bisa bikin pusing. Jika dapat binary source codenya, kudu compile sendiri, dan itu bisa membutuhkan 2 atau lebih cangkir kopi untuk menemani kesabaran dan kemauan belajar. RPM mereduksi banyak penderitaan dalam masalah penginstallan ini. Namun, ternyata RPM tidak selalu menyenangkan juga. Ada saja masalah dalam RPM, misalnya, hanya menunjukkan dependency yang kurang lalu tidak otomatis menginstallkan, tidak ada standar penamaan paket dependency di antara distro-distro, interaksi yang buruk dengan kode sumber, dan lain-lainnya.
Autopackage, merupakan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan masalah instalasi di lingkungan GNU-Linux ini. Perangkat lunak yang menyediakan paket penginstallan autopackage akan mudah diinstall di distribusi apa saja. (lebih…)

Jika Orang yang Jatuh Cinta Bisa Memilih April 13, 2007

Posted by Irvan Syaiban in Cinta.
15 comments

Waktu kecil saat liburan, saya sering ke rumah famili di kota sebelah yang terhitung masih kakek nenek saya. Jarak beberapa rumah dari rumah famili saya tersebut, tinggallah seorang tua yang konon juga masih terhitung kakek saya. Kami memanggilnya Eyang Gus.
Eyang Gus mempersilakan siapa saja bertandang dan bermain di rumahnya, termasuk anak-anak kecil seperti saya waktu itu. Dia selalu menyediakan minuman dan makanan bagi kami.
Ada yang terasa aneh dengan Eyang dan rumahnya. Rumah itu terlalu sepi. Hanya Eyang saja yang tinggal di rumah itu. Saya tak tahu ada apa dengan hal itu. Walau hati bertanya, saya menikmati di rumahnya yang kuno, berhawa dingin, penuh furniture kuno, dan buku-buku berbahasa Belanda. (lebih…)

Pakai Linux Karena Ingin Masuk Surga April 12, 2007

Posted by Irvan Syaiban in TI.
7 comments

Mulai bulan ini, majalah InfoLINUX menampilkan pengalaman-pengalaman pribadi pengguna Linux. Selain dapat bingkisan, yang dimuat pun bisa nampang di majalah berkaliber nasional. Ini adalah ide yang baik untuk mempropagandakan penggunaan Free Open Source Software (FOSS) dan juga membantu penegakan UU HAKI di Indonesia.
Bicara tentang memakai GNU Linux -selanjutnya saya singkat Linux, jujur saja saya lebih suka memakai Windows. Ini karena dapur rumah saya lebih bisa mengepul dengan piranti lunak yang berjalan di atasnya. Tapi karena hal yang ideologis toh akhirnya saya memakai Linux juga. (lebih…)